TAHANAN PALESTINA MENINGGAL DI PENJARA ISRAEL

Nablus, 2 Muharram 1435/5 November 2013 (MINA) – Komunitas Tahanan Palestina (PPS) melaporkan tahanan Hasan Abdul-Halim Toraby (22) meninggal di Rumah Sakit Al-‘Affoula Israel, setelah sebelumnya diabaikan dan tidak diberikan perawatan medis selama sakit di penjara.

Toraby datang dari Desa Sorra, dekat utara kota Nablus, Tepi Barat. Ia menderita Leukemia, dan tidak mendapatkan perawatan khusus yang sangat dibutuhkan, IMEMC melaporkan dan dikutip MINA (Mi’raj News Agency).

Kepala kantor PPS di Nablus Raed ‘Amer mengatakan, Toraby dipenjara sepuluh bulan lalu, dan dalam kondisi sangat buruk pada sepuluh hari lalu. “Kondisinya sangat memburuk setelah pembuluh darahnya pecah,” kata Amer.

PPS dan organisasi lainnya berusaha untuk mengirim jasadnya ke Nablus, untuk dikuburkan.

Menteri Tahanan Palestina Issa Qaraqe ‘mengatakan, jumlah tahanan yang meninggal di penjara Israel sejak awal tahun berjumlah empat orang.

Ashraf Abu Threi ‘yang meninggal pada 21 Januari karena kelalaian medis. Sementara Arafat Jaradat meninggal pada 23 Februari akibat penyiksaan ekstrim, dan Maisara Abu Hamdiyya yang meninggal pada dua April karena kelalaian medis.

Kematiannya menambah jumlah tahanan yang meninggal di penjara Israel akibat penyiksaan, kelalaian medis dan karena dieksekusi oleh petugas tahanan sejak menangkap 1967-207. 

Kepala PPS Qaddoura Fares mengatakan bahwa Israel bertanggung jawab penuh atas kematian para tahanan dan bahwa pendudukan Israel sengaja mengabaikan tahanan yang sakit dari dan memberikan perawatan medis yang dibutuhkan. 

Fares menyerukan pembebasan semua tahanan yang sakit sehingga mereka bisa mendapatkan perawatan medis yang memadai dan sangat dibutuhkan dan meminta semua kelompok hak asasi manusia di seluruh dunia untuk menahan Israel dan mempertanggungjawabkan kejahatannya.(T/P08/R2).

 

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply