TENTARA PENJAJAH ISRAEL CULIK LIMA WARGA PALESTINA DAN LUKAI LIMA LAINNYA

Hebron, 20 Muharram 1435/24 November 2013 (MINA) – Komite Populer Anti Tembok Rasis dan Permukiman Ilegal Yahudi di Hebron, selatan Tepi Barat, melaporkan bahwa tentara penjajah Israel menculik lima warga Palestina dan  lima warga Palestina lainnya terluka dalam bentrokan dengan para ekstremis pemukim ilegal Yahudi.

Koordinator Komite Populer, Rateb Jabour menyatakan, bentrokan terjadi pada Sabtu (23/11), antara anggota keluarga Palestina dan sekelompok pemukim ilegal Yahudi di daerah Um Al-A’rayes, saat keluarga Protes melakukan aksi protes di tanah itu, secara ilegal diduduki oleh pemukim ekstremis Yahudi.

Jabour menambahkan, para pemukim Yahudi masih ilegal menduduki tanah seluas 120 dunam (12 hektar) meskipun fakta bahwa pengadilan penjajah Israel memutuskan untuk memberikan kembali tanah tersebut kepada pemilik warga Palestina dan mengkompensasi warga atas kerugian mereka.

Para pemukim Yahudi menolak keputusan tersebut dan tetap berada di daerah sementara tentara tidak mencoba untuk mengusirnya, Internasional Middle East Media Center (IMEMC) melaporkan yang diberitakan Mi’raj News Agency (MINA, Ahad (24/11).

Mereka awalnya mulai menghina keluarga Palestina sebelum mendorong mereka di sekitar tempat itu, sebuah isu yang menyebabkan perkelahian menyebabkan cedera dari lima warga yang mengalami luka ringan dan memar.

Tentara penjajah Israel kemudian menculik lima anggota keluarga yang diidentifikasi bernama Sa’id Oleyyan Awad, (35), Samira Oleyyan Awad, (23), Mohammad Tawfig Oleyyan Awad, Hammad Ibrahim Oleyyan Awad, dan seorang anak perempuan yang belum teridentifikasi namanya.

Mereka yang diculik lalu dipindahkan ke permukiman ilegal Yahudi ‘Keryat Arba’, timur Hebron, namun tidak satupun dari para pemukim ilegal Yahudi yang ditangkap para tentara penjajah Israel. (T/P012/P02)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply