UMAT ISLAM HARUS TINGKATKAN KUALITAS SDMNYA

Lampung, 11 Muharam 1435/15 November 2013 (MINA) – Guru besar Universitas Mulawarman (UNMUL),  Prof. Achmad Ariffien Bratawinata mengatakan umat Islam, khususnya di Indonesia harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM)nya agar dapat bersaing dengan bangsa lain.

“Keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi (hard skill) dan akhlaq mulia (soft skill) menjadi kebutuhan masyarakat Muslim saat ini,” katanya saat peresmian soft launching Shuffah al Qur’an online Abdullah bin Mas’ud (SQABM) di Lampung, Kamis (14/11).

Mengutip laporan dari lembaga pemantau persaingan global (World Competitive Yearbook) tahun 2004, kualitas SDM Indonesia berada diurutan lebih rendah dari Singapura (2), Malaysia (16), Thailand (29), dan Philipina (52). Padahal 85 persen rakyat Indonesia adalah Muslim.

“Idealnya, SDM yang baik ditandai dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dilihat dari sisi angka melek aksara, dan angka partisipasi pendidikan tinggi dan menengah,” papar mantan rektor UNMUL itu.

Pembina SQABM itu berharap lembaganya dapat berkontribusi positif dalam usaha membentuk insan yang cerdas secara spiritual, emosional dan intelektual melalui pendalaman dan penghayatan al Qur’an seperti yang telah dipraktekkan Nabi Muhammad dan para sahabatnya.

Latar belakang pendirian SQABM ini adalah melihat realitas saat ini, jutaan umat Muslim tidak memiliki kesempatan mempelajari al Qur’an karena berbagai alasan, terutama alasan ekonomi, sosial dan geografis.

Bagi umat muslim yang hidup di daerah minoritas, atau di negara berideologi komunisme, sulit bagi mereka untuk menyelenggarakan lembaga pendidikan berbasis Islam yang diakui oleh pemerintah setempat.

Di akhir sambutannya, Ariffien menyatakan, sebenarnya perubahan itu dimulai dari masing-masing individu, para pendidik dan ketersediaan akses belajar yang dapat menunjang peningkatan SDM Muslim, dimulai dari saat ini juga.(L/P04/R2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

 

Leave a Reply