CEGAH POLIO, WHO BERI IMUNISASI ANAK-ANAK SURIAH

Jenewa, 8 Safar 1435/11 Desember 2013 (MINA) –  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan vaksinasi upaya mencegah polio yang melanda anak-anak Suriah.

Sejak dua bulan wabah polio telah menyebar di negara konflik Suriah menambah penderitaan bagi anak-anak Suriah. Oktober lalu WHO juga menyerukan agar dilakukan genjatan senjata dan penyelesaian konflik Suriah secepatnya mengingat semakin besarnya wabah penyakit polio dan penyakit menular lainnya yang berkembang dalam situasi konflik seperti saat ini.

“Seolah-olah belum cukup penderitaan anak-anak Suriah, mereka mendapat ancaman terhadap kesehatan dan kesejahteraan,” kata Maria Calivis, direktur regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara.  Menurut laporan Onislam seperti dikutip MINA (Mi’raj News Agency).

Pada akhir Oktober sudah ditemukan 10 kasus polio di kalangan anak-anak di wilayah Deir al-Zour (bagian timur provinsi Suriah) dan 12 anak lainnya sedang menunggu hasil tes.

Tujuh negara tetangga Suriah juga dipastikan akan terjangkit penyakit yang sama karena terdapat banyak pengungsi di sana.

Pada November, 17 anak-anak telah terjangkit polio, 15 diantara mereka berasal dari Deir Ez Zour dan dua anak dari Aleppo dan Damaskus.

Akibat dari itu, WHO dan UNICEF meluncurkan kampanye vaksinasi besar-besaran untuk mencegah polio di Suriah, khususnya balita yang menjadi target.

WHO menawarkan vaksinasi dari rumah ke rumah serta kunjungan kampanye disarankan. Vaksinasi diberikan bagi 2,2 juta anak-anak.

Pejabat WHO telah mendesak sekte di Suriahmendukung memberikan kampanye vaksinasi untuk menyelamatkan ana-anak.

“Kami menyerukan kepada semua pihak untuk bekerja sama dan memfasilitasi vaksinasi selama enam bulan ke depan yang menjangkau semua anak,” kata Ala Alwan,direktur WHO kantor wilayah Mediterania Timur.

Semua anak memiliki hak untuk dilindungi dari virus polio dan penyediaan layanan kesehatan tidak terlepas.

Selain itu, WHO dan UNICEF telah menggelar vaksinasi di Timur Tengah menargetkan sekitar 23 juta anak di bawah usia 5 tahun.

Kampanye ini menargetkan anak-anak disekitar Suriah, Mesir, Yordania, Lebanon, Irak, Tepi Barat, Jalur Gaza dan Turki. (T/P013/R2).

 

Mi’raj News Agency (MINA)

 

  

 

 

Leave a Reply