ISRAEL MASIH TAHAN 5000 WARGA DAN 200 ANAK-ANAK

Jerussalem, 8 Shafar 1435/11 Desember 2013 (MINA) – Lembaga Tahanan Palestina PPS (The Palestinian Prisoner’s Society) melaporkan pada Selasa (10/12), bertepatan dengan ulang tahun PBB untuk Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, bahwa Israel saat ini masih menahan sekitar 5.000 warga, 200 anak-anak dan 15 wanita.

Penjajah Israel juga masih terus melakukan pelanggaran terhadap Palestina, khususnya pelecehan terhadap tahanan, seperti diberitakan Palestine News Network (PNN) dan dikutip Mi’raj News Agency (MINA).

“Israel terus melanggar hukum internasional, termasuk perjanjian Jenewa dan hak asasi manusia,” kata laporan.

PPS mengatakan bahwa tahun 2013 merupakan masa serangan paling brutal Israel terhadap tahanan Palestina. Para tahanan menerima serangan dan penindasan terus-menerus. 

Empat tahanan dilaporkan meninggal di tahun ini, tiga di dalam penjara Israel dan satu setelah pembebasannya karena kelalaian medis.

PPS menambahkan bahwa 165 tahanan berada dalam penahanan administratif.

PPS mengungkapkan bahwa jumlah tahanan yang sakit meningkat menjadi 150 berpenyakit kronis dari total 1.400 tahanan dengan berbagai penyakit yang diderita.

Pihak berwenang Israel masih menahan 35 tahanan yang dipenjara sebelum penandatanganan Kesepakatan Oslo, dan kembali ditangkap setelah dibebaskan sebagai isyarat untuk memulai kembali negosiasi.

Lembaga Tahanan Palestina PPS menegaskan kembali seruannya kepada masyarakat internasional dan lembaga-lembaga HAM internasional untuk menggugat Israel atas pelanggarannya terhadap rakyat Palestina, khususnya para tahanan. (T/P08/R1)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply