MESIR SIAP DEPORTASI 290 PENGUNGSI PALESTINA DAN SURIAH

Kairo, 1 Safar 1435/5 Desember 2013 (MINA) – Pihak berwenang Mesir telah menyatakan akan menahan dan mengadili para pengungi Palestina dan Suriah yang melarikan diri ke Mesir selama tiga hari terakhir.

Menurut salah satu pengungsi Palestina yang ditargetkan, pasukan keamanan menyerbu rumah yang diyakini melindungi pengungsi Palestina atau Suriah, serta menangkap pengungsi yang sedang berbelanja di jalan-jalan.

Sumber itu menambahkan, para pengungsi tidak memegang residensi hukum, juga mencatat  Departemen Imigrasi Mesir menolak mengeluarkan residensi bagi para pengungsi Palestina dan Suriah di Mesir.

Dalam sebuah pernyataan kelompok kerja untuk Palestina di Suriah menyatakan, perilaku pemerintah Mesir terhadap para pengungsi melanggar norma dan hukum internasional, dan mendesak pihak berwenang untuk melindungi dan memberikan perawatan kepada pengungsi.

Selain itu, pernyataan mengungkapkan bahwa deportasi pengungsi kembali ke Suriah adalah pelanggaran atas hak-hak pengungsi, pemerintah Mesir harus menanggung konsekuensinya.  Menurut laporan Middle East Monitor (MEMO) dikutip MINA (Mi’raj News Agency).

Setelah menangkap ratusan pengungsi Palestina dan Suriah, pemerintah Mesir sedang mempersiapkan untuk mendeportasi beberapa dari mereka kembali ke Suriah pada Rabu malam (4/12) melalui Bnadar Internasional Kairo.

Sementara itu, pelanggaran hak asasi manusia besar-besaran terhadap warga Palestina dan Suriah ditahan di penjara Mesir Alexandria telah diketahui, khusunya  yang berkaitan dengan insiden pelecehan seksual.

Selain itu, 290 warga Palestina dari Suriah masih mendekam di penjara-penjara Mesir, kebanyakn diantara mereka adalah perempuan dan anak-anak. (T/P013/R2).

 

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

Leave a Reply