PBB KECAM ISRAEL ATAS PEMBONGKARAN PROPERTI DI TEPI BARAT

Yerusalem, 9 Safar 1435/12 Desember 2013 (MINA) – PBB mengecam Israel atas pembongkaran 30 properti warga Palestina di Tepi Barat, pada Rabu (11/12).

“Saya Prihatin atas penghancuran property Palestina di Lembah Yordan Selasa kemarin,” kata Koordinator Kemanusiaan PBB James Rawley dalam sebuah pernyataan.

“Penghancuran mengakibatkan perpindahan 41 orang termasuk 24 anak-anak, dan 20 orang lainnya,” kata pernyataan itu.  Menurut laporan Ma’an News Agency diberitakan MINA (Mi’raj News Agency).

Beberapa keluarga diantara mereka mengungsu untuk kedua kalinya pada bulan ini dan sejumlah property yang didanai telah dihancurkan.

36 LSM mendesak Israel untuk menghentikan penghancuran rumah-rumah Palestina, menjelang kunjungan Menteri Luar Negeri AS John Kerry yang bertujuan menghidupakan kembali pembicaraan perdamaian Timur Tengah.

“Penghancuran sering terjadi untuk memfasilitasi perluasan pemukiman illegal Israel, 60 persen penghancuran property warga Palestina dekat zona pemukiman,” kata kelompok amal dan hak termasuk Oxfam, Amnesti International dan Human Right Watch dalam sebuah pernyataan bersama.

“Sejak dimulainya kembali proses perdamaian pada Juli, Israel telah menghancurkan 207 rumah warga Palestina dan di Tepi Barat yang diduduki menggusur 311 warga Palestina, lebih dari setengah diantara mereka adalah anak-anak,” kata mereka.

Pembangunan permukiman mengancam gagalnya perundingan perdamaian setelah Israel mengumumkan ribuan rumah baru di Tepi Barat, Palestina.

Tahun ini, mencapai dari 360 properti Palestina telah dihancurkan di area C, 60 persen dari Tepi Barat dibawah kontrol penuh militer Israel, menurut pernyataan PBB.

Sekitar 1.035 warga Palestina telah mengungsi akibat penghancuran property, lebih dari 80 persen pengungsi dari Lembah Yordan. (T/P013/R2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

 

 

 

Leave a Reply