SEBANYAK 26 TAHANAN PALESTINA AKAN BEBAS SENIN MALAM

Ramallah, 27 Shafar 1435/30 Desember 2013 (MINA) – Sebanyak 26 warga Palestina yang ditahan sejak penandatanganan perjanjian Oslo 1993, Senin (30/12) tengah malam waktu setempat akan dibebaskan.

Menteri Urusan Tahanan Palestina, Issa Qaraqi menyatakan, pada malam pembebasan itu akan digelar resepsi resmi di Markas Otoritas Palestina, Ramalah, yang akan dihadiri langsung Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan pejabat lainnya.

Komite tingkat menteri Israel telah menerbitkan daftar pembebasan tahanan tahap ketiga, Sabtu (28/12) malam lalu dan baru diberitakan di media-media Palestina, Ahad (29/12) kemarin. Sebelum pembebasan dimulai, Komite Israel itu memberikan waktu 48 jam bagi publik Israel untuk mengajukan keluhan atau petisi kepada Pengadilan Tinggi Israel tentang pelepasan salah satu atau semua tahanan Palestina itu.

Kelompok pendukung tahanan Palestina mengatakan daftar itu termasuk tiga orang di luar daftar asli 104 tahanan yang ditahan sejak Oslo 1993, sesuai kesepakatan antara Otoritas Palestina dan Israel saat awal negosiasi perdamaian kembali dilanjutkan Juli 2013 lalu. Ketiga tahanan Palestina itu adalah Naim Shawamreh sejak 14 Maret 1995, Ibrahim Fayez Abu Ali (8 Oktober 1994) dan Rami Breikh (7 Oktober 1994).

Pembebasan 26 tahanan Palestina ini adalah tahap ketiga dari kesepakatan empat tahap saat awal negosiasi perdamaian Juli. Penjajah Israel telah membebaskan 52 tahanan pada dua putaran sebelumnya.

Kelompok terakhir dari kesepakatan pembebasan tahanan Palestina itu direncanakan akan bebas pada Maret 2014 mendatang. Langkah itu untuk memastikan dimulai kembali perundingan damai Otoritas Palestina-Israel yang kini dimediasi Amerika Serikat. Perundingan damai sempat terhenti selama tiga tahun karena pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Israel termasuk invasi, penangkapan, dan kegiatan permukiman ilegal berkelanjutan.

Sementara menurut laporan terbaru Lembaga Dukungan Tahanan Palestina Addameer, sekitar 4.996 tahanan Palestina masih berada di penjara dan pusat penahanan penjajah Israel, termasuk 145 tahanan administratif (10 anggota parlemen aktif), 14 tahanan perempuan, dan 159 tahanan anak-anak.

Menjelang pengumuman pembebasan tahanan Palestina tahap ketiga, radio militer Israel mengatakan, Sabtu (28/12), penjajah Israel berencana mengumumkan pembangunan 1.400 unit rumah permukiman ilegal baru di Tepi Barat yang diduduki bertepatan saat kelompok ketiga tahanan Palestina dibebaskan.

Daftar tahanan Palestina yang dibebaskan

Berikut ini adalah daftar tahanan yang akan dibebaskan pada Senin tengah malam waktu setempat:

  1. Ahmad Farid Shehadeh dari Qalandia, Al-Quds (Yerusalem), penjara seumur hidup, sejak 16 Februari 1985.
  2. Yassin Abu Khdeir dari Al-Quds, hukuman 28 tahun penjara, 27 Desember 1987.
  3. Bilal Abu Hussein dari Al-Quds, hukuman 38 tahun penjara.
  4. Ibrahim Taqtouq dari Nablus, penjara seumur hidup.
  5. Bilal Ibrahim Damra dari Salfit,penjara seumur hidup.
  6. Mukhlis Sidqi Sawafta dari Jenin, penjara seumur hidup.
  7. Faisal Mustafa Abu Rub dari Jenin, penjara seumur hidup.
  8. Mahmoud Ata Muammal dari Bethlehem, penjara seumur hidup.
  9. Numan Yousef Shalabi dari Jenin, penjara seumur hidup.
  10. Adnan Muhammad Afandi, dari Bethlehem, hukuman 30 tahun penjara.
  11. Jamal Khaled Abu Muhsin dari Toubas, penjara seumur hidup.
  12. Ibrahim Khalil Salah dari Bethlehem, penjara seumur hidup.
  13. Ahmad Juma Khalaf dari Al-Quds, hukuman 21 tahun penjara, 25 November 1992.
  14. Usama Silawi dari Jenin, penjara seumur hidup.
  15. Mahmoud Dajneh dari Al-Quds, penjara seumur hidup.
  16. Muhammad Afaneh dari Ramallah, hukuman 40 tahun penjara.
  17. Ramadan Abu Yacoub dari Ramallah, penjara seumur hidup.
  18. Ayman Jaradat dari Jenin, penjara seumur hidup.
  19. Ahmad Kmeil dari Jenin, penjara seumur hidup.
  20. Said Tamimi dari Ramallah, penjara seumur hidup.
  21. Nasser Burhum dari Tulkarem, penjara seumur hidup.
  22. Mahmoud Salman dari Jalur Gaza, penjara seumur hidup.
  23. Jamal Abu Jamal dari Al-Quds, hukuman 22 tahun penjara.
  24. Ibrahim Abu Ali dari Jalur Gaza, penjara seumur hidup, 8 Oktober 1994.
  25. Naim Shawamreh, Hebron, penjara seumur hidup, 14 Maret 1995.
  26. Rami Breikh dari Jalur Gaza, penjara seumur hidup, 7 Oktober 1994(T/P02/P01).

Mi’raj News Agency (MINA)

Leave a Reply