TENTARA ISRAEL SERANG KAMP PENGUNGSIAN PALESTINA DI TEPI BARAT

Betlehem, 29 Muharram 1435/3 Desember 2013 (MINA) – Tentara penjajah Israel menyerang Kamp Pengungsian Aida di Betlehem, menembak dengan peluru logam berlapis karet dan melukai tiga pemuda Palestina.

Sumber-sumber lokal melaporkan, tentara penjajah Israel yang ditempatkan di menara militer menghadap kamp, menembakkan puluhan peluru logam berlapis karet dan gas air mata, Selasa (3/12), saat bentrokan dengan pemuda Palestina setempat terjadi.

Serangan tentara penjajah Israel itu mengakibatkan puluhan warga Palestina harus mendapatkan perawatan medis akibat efek menghirup gas air mata.

Sementara bentrokan terjadi setelah tentara penjajah Israel menembakkan gas air mata ke kamp pengungsian itu.

Sumber tersebut mengatakan, tentara penjajah Israel sering melemparkan gas air mata ke kamp pengungsian Palestina tanpa alasan apapun, menyebabkan puluhan warga menderita efek menghirup gas air mata.

Sementara itu, pada hari yang sama, puluhan tentara penjajah Israel menyerbu distrik Hebron, selatan Tepi Barat, dan menculik empat warga Palestina.

Tentara penjajah Israel juga memasang sejumlah penghalang jalan di distrik Hebron dan para pemukim ekstremis Yahudi menyerang rumah milik warga Palestina.

Sumber-sumber lokal melaporkan, tentara menyerbu rumah seorang warga Palestina Mohammad Issa Manasra, di kota Bani Neim, timur Hebron, menculiknya dan menyita mobilnya.

Para tentara penjajah Israel juga menangkap Tamer Jaradat setelah menyerbu dan menggeledah rumahnya di kota Sa’ir, timur Hebron.

Selain itu, puluhan tentara menyerbu bagian selatan distrik Hebron, dan menculik Mousa Abu Turky.

Keluarganya mengatakan tentara penjajah Israel juga mencuri uang yang disimpan di dalam rumah mereka senilai tiga ribu shekel. Seorang warga Palestina, Dia’ Marwan Sa’id (18) juga diculik di dekat Masjid Ibrahimi, Hebron dan dipindahkan tentara penjajah ke tempat yang tidak diketahui.

Pada Selasa pagi, tentara penjajah Israel memasang hambatan militer di pintu masuk Kamp Pengungsian Al-Fawwar, selatan Hebron, dan beberapa hambatan dekat dengan kota Halhoul, utara Hebron.

Dalam berita terkait, sejumlah pemukim ilegal ekstremis Yahudi Israel menyerang sejumlah rumah di Khirbit, desa Um Al-Kheir, timur kota Yatta, selatan Hebron.

Kelompok pemukim ilegal ekstremis Yahudi lainnya dari permukiman ilegal Israel ‘Etnael’, menyerbu desa Emresh dan Raboud, selatan kota Doura, barat daya Hebron, menyerang beberapa rumah.(T/P014/P02)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply