ISRAEL AMBIL KEUNTUNGAN KONFLIK SURIAH

Bandar Lampung, 10 Rabi’ul Awwal 1435/12 Januari 2014 (MINA) – Sekretaris Jenderal Aqsa Working Group (AWG) Nur Ikhwan Abadi mengatakan, Israel adalah pihak yang diuntungkan dari konflik sesama muslim di Suriah yakni rezim Presiden Bashar Ashad, kelompok Hizbullah dan Hamas.

“Pihak yang dirugikan adalah ketiga kelompok yang saling bertikai tersebut,” kata Nur Ikhwan dihadapan puluhan anggota Young Academy for Enterpreneur (YAFE) pada acara bertajuk Motisatnight di Bandar Lampung, Sabtu (11/01) malam.

Semua orang paham bahwa ketiga kelompok tersebut faktanya adalah musuh bebuyutan Israel, kata Nur Ikhwan yang sudah pernah berada di Jalur Gaza Palestina sebagai relawan Rumah Sakit Indonesia selama tiga tahun.

Nur Ikhwan juga menambahkan, Suriah mempunyai peran strategis bagi kemerdekaan Palestina, sehingga itulah sebabnya Israel menciptakan konflik adu domba di sana.

Nur Ikhwan menceritakan bagaimana beberapa waktu lalu dia bertemu dengan pengungsi perang Suriah di Turki yang berharap agar perang saudara tersebut segera dihentikan.

 “Saya benci Asaad, tapi ketika saya mengangkat senjata maka saya akan berhadapan dengan saudara saya sendiri,” kata Nur Ikhwan menirukan pernyataan pengungsi tersebut.

Nur ikhwan juga mengingatkan umat Islam terutama di Indonesia agar tidak terpancing isu yang bisa memecah persatuan dan kesatuan sesama umat dengan mengatakan konflik yang terjadi di Suriah adalah antara Sunni melawan Syiah.

Sementara pemimpin Jabbah Nusrah di Suriah menegaskan bahwa konflik yang terjadi di negaranya merupakan perang saudara sesama muslim yang harus segera dihentikan.

Nur Ikhwan berharap Suriah bisa menyelesaikan konflik internalnya sehingga umat Islam bisa fokus membebaskan Masjid Al-Aqsha dengan musuh utama Zionis Yahudi.(L/K01/E02)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Leave a Reply