KEPALA OTORITAS ISLAM PALESTINA TOLAK SOLUSI KERRY

Yerusalem,  3 Rabi’ul Awwal 1435 / 4 Januari 2014 (MINA)  – Kepala Otoritas Islam Palestina di Yerusalem, Sheikh Ikrima Sabri, menolak usulan perdamaian Menteri  Luar Negeri  AS John Kerry yang sedang berkunjung ke kawasan ini dengan menemui pemimpin-pemimpin Palestina dan Israel.

“Tujuan usulan damai tu adalah melanggengkan pendudukan Israel atas wilayah Palestina,  dan tidak memberikan solusi bagi kembalinya pengungsi-pengungsi Palestina ke pemukiman aslinya,” demikian Sheik Sabri, dalam pernyataan yang dsiarkan  Pusat Informasi Palestina  dan dikutip Mi’raj News Agency MINA), Sabtu.

Sheikh Sabri  mengatakan,  usulan yang dibawa  Kerry akan menyulitkan para pengungsi Palestina mengembalikan hak mereka untuk kembali ke pemukiman mereka, sebaliknya usulan itu  mempertahankan perluasan pemukiman Israel.

“Apakah itu solusi yang adil ?  Melindungi dan memperluas permukiman ilegal fihak Israel  tapi mencegah para pengungsi Palestina kembali ke rumah mereka selamanya,” tutur Sheikh Sabri mempertanyakan.

Dia memperingatkan pula, keberadaan  Masjid Aqsha juga akan menghadapi masalah yang lebih serius bilamana usul perdamaian John Kerry diterima.

“Sebelumnya, kita mengatakan Masjid Al-Aqsha dalam bahaya, namun ternyata belakangan ini makin banyak ancaman dan penodaan oleh pemukim Yahudi, rabi dan polisi”, katanya.

Para tokoh Islam juga menyoroti rencana Israel untuk yahudisasi seluruh kota suci itu  terutama daerah sekitar Masjid Aqsha, dengan menunjuk kepada proyek terbaru Israel di Bukit Azzeitoun. (T/P010/IR)

MINA (Mi’raj News Agency)

 

Leave a Reply