MAHASISWA MALAYSIA DITANGKAP PIHAK KEAMANAN MESIR

Kairo, 16 Rabiul awwal 1435/18 Januari 2014 (MINA)- Seorang mahasiswa universitas al-Azhar Kairo asal Malaysia ditangkap dan dimasukkan ke dalam mobil polisi Mesir ketika kedapatan dirinya tak memiliki izin mengemudi dan visa tinggal di Mesir yang sudah kedaluwarsa.

Korsponden Mi’raj News (MINA) Dany Novery melaporkan dari Kairo,  Sabtu, Wakil Ketua Persatuan Pelajar Malaysia, Muhamad, membenarkan kejadian itu namun enggan menyebutkan identitas orang tersebut dengan alasan menjaga nama baik bersangkutan.

“Dia Mahasiswa dari Propinsi Perlis, namun belum ada kabar lanjutan dari pejabat setempat di Kairo”, tuturnya.

Muhamad menuturkan, penangkapan bermula saat mahasiswa ini terkena  razia polisi terhadap pengendara sepeda motor yang melintas di salah satu ruas jalan di tengah kota Kairo. Namun ketika diperiksa, Ia tak memiliki surat izin mengemudi dan visa tinggalnya juga belum diperpanjang.

Koresponden MINA di Kairo memantau sejak militer menggulingkan presiden demokrasi pertama Mesir Muhamad Mursi, penegakan keamanan  Mesir memang terlihat lebih ketat, termasuk  penetapan jam malam akibat aksi kejahatan sering terjadi di kawasan yang ramai orang asing seperti di Hay Asyir, tempat dimana mahasiswa Indonesia dan Malaysia banyak tinggal. 

Pemeriksaan yang dilakukan pihak keamanan terhadap warga asing pun kerap terjadi, termasuk juga untuk mengantisispasi apa yang mereka sebut “mata-mata” dari kelompok yang anti terhadap pemerintah.

Salah satu rumah yang pernah digeledah Militer ketika tengah malam adalah rumah kekeluargaan Mahasiswa asal Jawa tengah dan Jawa Timur yang sedang menuntut ilmu  di Kairo.

Sebelumnya, pihak KBRI indonesia ataupun Malaysia telah menghimbau rakyatnya di Mesir uintuk menjauhi segala sesuatu yang berhubungan dengan permasalahan politik yang masih memanas, serta  menjaga keamanaan di malam hari mengingat hukum di Mesir “sedang lumpuh”.(L/K11/E02)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Leave a Reply