MENLU AUSTRALIA DUKUNG PEMUKIMAN ISRAEL DI PALESTINA

Sydney, 16 Rabi’ul Awwal 1435/18 Januari 2014 (MINA) – Menteri Luar Negeri Australia, Juli Bishop memberi dukungan terhadap pembangunan pemukiman illegal Israel di wilayah Palestina.

Dalam laporannya yang dirilis oleh Middle East Media Monitor (MEMO) dan dikutip Mi’raj Islamic News (MINA), Sabtu, masyarakat Internasional harus menahan diri dengan ‘mencap’ pemukiman yang dibangun oleh pemerintah Yahudi tersebut illegal, mengingat Israel memiliki hak atas pembangunan itu.

Julie Bishop juga mengecam keras sikap negara-negara Eropa yang menekan Israel untuk menghentikan pembangunan pemukiman yang dilakukannya, dan mengatakan bahwa ia ingin melihat implementasi hukum internasional yang telah  dideklarasikan terkait masalah permukiman illegal.

Pernyataan menlu Australia tersebut bertentangan dengan Konvensi Jenewa pasal 49 yang menyebutkan bahwa aksi pendudukan dilarang menempati wilayah yang dihuni penduduk sipil.  

Selain itu, Dewan Keamanan PBB sejauh ini telah mengeluarkan setidaknya enam resolusi yang dilanggar  oleh Israel, menyatakan bahwa Konvensi Jenewa Keempat berlaku untuk wilyah-wilayah pendudukan, termasuk resolusi nomor 465 yang menyebutkan bahwa permukiman Israel jelas-jelas suatu pelanggaran.

Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat semula telah berulang kali mengecam kegiatan permukiman Israel di wilayah Palestina, namun pada Februari 2011 pemerintah Obama memveto resolusi tersebut, sedangkan Duta Besar AS untuk PBB, Susan Rice pada 2013 mengatakan bahwa pemukiman Israel tidak sah, begitu pula dengan Menteri Luar Negeri John Kerry yang mengeluarkan pernyataan  sama.

Permukiman Israel dibangun di daerah-daerah subur yang diduduki seperti di Lembah Yordan dan sekitarnya serta di lahan pertanian dan kebun milik warga Palestina. (T/P013/EO2/Mi’raj News Agency)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

 

 

 

Leave a Reply