MESIR KLAIM KEMENANGAN REFERENDUM KONSTITUSI

Kairo, 17 Rabi’ul Awwal 1435/19 Januari 2014 (MINA) – Panitia penyelenggara pemilu Mesir mengklaim referendum konstitusi disetujui oleh 98,1 % rakyat di negara itu.

Koresponden Mi’raj Islamic News Agency (MINA) di Kairo, Ahad pagi (19/1) melaporkan pihak panitia mengatakan pemungutan suara dalam referendum ini diikuti oleh 20,5 juta jiwa dari 53 juta yang mempunyai hak pilih.

“Menurut panitia tingkat partisipasi referendum mencapai 38,6 % dibanding referendum sebelumnya, meskipun angka ini bertentangan dengan laporan media masa yang menyebutkan dari tiap kegubernuran  suara hanya mewakili sekitar 11,3% saja,” lapor koresponden Dany Novery.

Ketua Pemilu Mesir Nabil Shalib mengatakan  19,985,389 jiwa dari 20,5 juta jiwa memilih “YA” untuk referendum, atau sekitar 98%.  Adapun menurutnya, 381 ribu orang atau sekitar 1,9%  memilih “TIDAK” untuk referendum konstitusi yang kini diubah setelah militer mengkudeta presiden demokratis pertama mereka, Muhamad Mursi.

Sehubungan dengan pengumuman referendum ini, Presiden sementara Mesir mengatakan pemilihan parlemen dan presiden akan segera dilakukan setelah ini.

Pemungutan suara referendum yang berlangsung pada 14-15 Januari lalu itu diikuti dengan protes di hampir seluruh kegubernuran Mesir, termasuk Kairo dan Giza. Aliansi anti kudeta yang mendukung Mursi terus mengkampanyekan protes damai di seluruh Mesir atas referendum perubahan konstitusi yang diubah di saat pemerintah kudeta belum memiliki presiden tetap sejak penggulingan Mursi.  Mereka juga menuntut pembebasan Mursi dan ribuan aktivis lainnya yang hingga kini ditahan di penjara-penjara Mesir. (L/K11/P03/E1)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Leave a Reply