PALESTINA PUJI EROPA TOLAK HENINGKAN CIPTA UNTUK SHARON

Gaza, New York, 13 Rabi’ul Awwal 1435/15 Januari 2014 (MINA) – Penasihat Perdana Menteri Gaza, Taher al-Nono, memuji Parlemen Eropa karena menolak berdiri mengheningkan cipta untuk mengenang kematian mantan Perdana Menteri Israel Areil Sharon.

“Tolak mengheningkan cipta atas kematian Sharon adalah wujud tindakan moral dan politis yang mencerminkan penolakan masyarakat internasional pendudukan Israel atas Palestina, dan pemimpin-pemimpin Israel telah melakukan kejahatan kemanusiaan dengan membunuh orang-orang Palestina tanpa alasan. Mereka harus diadili,” kata Penasihat Perdana Menteri Gaza, Taher al-Nono, dalam sebuah stetemen kepada kantor berita ALRAY pada Selasa malam.

“Sharon telah meninggal, namun para pemimpin pasukan pendudukan Israel yang telah melakukan banyak kejahatan masih hidup dan mereka harus diseret ke pengadilan,” jelasnya.

Sebelumnya, Parlemen Eropa menolak permintaan agar mengheningkan cipta sejenak untuk mantan PM Zionis Ariel Sharon, dengan alasan terkait perannya dalam pembantaian ribuan orang Palestina.

Seperti dikutip oleh media Italia pada hari Selasa (14/1/2014), anggota parlemen Belanda Lawrence Stasn dari Partai ‘Kebebasan’, partai yang berhaluan kanan radikal, meminta agar parlemen Eropa mengheningkan cipta sejenak untuk Sharon, dalam sidang pembukaan Parlemen Eropa yang diselenggarakan di kota Strasbourg, Perancis.

Namun permintaan tersebut langsung memicu emosi anggota parlemen dari Ceko Richard Valbr dan menjawabnya dengan mengatakan,ws “Tidak boleh mengambil semenit pun untuk mengheningkan cipta. Karena dia (Sharon) bertanggung jawab atas pembunuhan puluhan ribu orang Palestina.”

Ketua Parlemen Eropa Martin Schulz turun tangan menengahi perselisihan dan mengumumkan menolak mengheningkan cipta untuk Sharon. “Tidak ada mengheningkan cipta di parlemen Eropa atas kematian Ariel Sharon,” tegasnya. . (T/P015/EO2/Mi’raj News)

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Leave a Reply