PERUNDING PALESTINA: ISRAEL HANCURKAN PELUANG PERDAMAIAN SOLUSI DUA NEGARA

Jericho, 22 Rabi’ul Awwal 1435/24 Januari 2014 (MINA) – Seorang pejabat senior Palestina mengatakan, Israel bertanggung jawab menghancurkan proses perdamaian dengan pencapaian solusi dua negara.

Setelah mengadakan serangkaian pertemuan dengan para menteri luar negeri dan duta besar di Jericho, Kepala Perunding Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat mengatakan, jika masyarakat internasional mulai meminta Israel bertanggung jawab atas tindakan penjajahannya saat ini, kesempatan untuk solusi dua-negara akan hilang.

Erekat mengutuk kegiatan pembangunan dan perluasan permukiman ilegal Israel yang sedang berlangsung, Ma’an News melaporkan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Jumat.

Dia mengatakan tindakan sewenang-wenang Israel merupakan pesan dari entitas Zionis itu kepada Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry untuk berhenti membuat upaya menuju perdamaian.

Erekat juga mengecam serangan udara Israel terhadap Jalur Gaza pekan ini, dan memperingatkan dampak dari setiap eskalasi militer yang dilancarkan otoritas Israel. Dia mengatakan setiap serangan yang dilakukan juga didasarkan pada kebijakan Israel untuk menggagalkan upaya perdamaian.

Sebelumnya, Erekat bertemu dengan Menteri Luar Negeri oposisi Australia Tanya Plibersek, Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Robert Serry, Duta Besar Selandia Baru untuk Turki dan Palestina Taha MacPherson, dan seorang diplomat Jerman yang tidak disebutkan namanya.

Pada Rabu lalu, Peace Now sebuah gerakan perdamaian terkemuka di Israel mengumumkan Israel berencana membangun sejumlah 256 unit rumah di dua permukiman ilegal di Tepi Barat. Pada hari yang sama, serangan udara Israel menewaskan dua warga Palestina di utara Jalur Gaza.(T/P02/R2).

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Leave a Reply