PESEPAK BOLA ARSENAL SAMPAIKAN PESAN MAULID

London , 12 Rabiul Awal 1435/14 Januari 2014 ( MINA ) – Pemain sepak bola Arsenal keturunan Turki, Mesut Ozil mengirimkan pesan ucapan selamat kepada umat Islam sedunia pada kelahiran Nabi Muhammad (maulid) yang jatuh hari ini (Selasa).

“Saya berharap kaum muslimin dimanapun berada, mereka berbahagia memperingati maulid nabi Muhammad hari ini. Semoga umat Islam selalu diberkahi Allah, ” tulisnya di akun Facebook dalam bahasa Arab, Inggris dan Jerman yang dilaporkan On-Islam dan dikutip Mi’raj News Agency (MINA), Rabu.

Statemen pemain itu disambut secara luas di media social. Ia menerima lebih dari 147.000 likes , 8.700 komentar dan 5.000 lainnya men-share statusnya. 

Beberapa toko di menyambut maulid ini menjual buku-buku Islam , leaflet , pakaian , sajadah dan pernak-pernik Islam lainnya.

Di liga Inggris, ada sejumlah pemain muslim lainnya yang merayakan maulid Nabi Muhammad SAW dan memberi ucapan selamat kepada penggemarnya. Beberapa diantaranaya: Samir Nasri, Edin Dzeko dan Yaya Toure ( Manchester City), Ibrahim Ba (Chelsea) dan Hatem ben Arfa (Newcastle).

Sementara itu, di KBRI London, WNI yang tergabung dalam Indonesia Networking dan Development UK (INDUK)merayakannya dengan menggelar Selawat dan barzanji dengan diiringi Qosidahan dipimpin Hj Miya Marzuki.

Barzanji adalah bacaan puji-pujian yang berisi riwayat Nabi Muhammad SAW yang sering dibacakan pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Sementara Selawat adalah doa kepada Allah untuk Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabatnya.

Sesepuh masyarakat Indonesia di London yang juga pengurus Indonesia Islamic Centre (IIC), Nahduddin Royandi Abbas memberikan ceramah tentang Maulid dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.

Menurut Siti Wahadi, anggota INDUK yang sebagian besar pekerja domestik yang ada di Kerajaan Inggris setiap bulan mengadakan pertemuan yang diisi dengan ceramah dan ketrampilan.

Dalam acara Maulid Nabi, selain pembacaaan yasinan dan selawat Nabi, mereka juga mendoakan ayahanda Dubes Hamzah Thayeb, almarhum Teuku Muhammad Hadi Thayeb, yang wafat beberapa hari yang lalu.

Pertemuan yang dihadiri lebih dari 50 pengurus dan anggota masing-masing menyumbangkan berbagai jenis makanan dari berbagai daerah seperti urap, rendang, botok, nasi, tahu bunting, bakwan, nasi tumpeng serta makanan pencuci mulut seperti agar-agar, ketan uli, buah-buahan dan masih banyak lagi.

“Bagi kami kebersamaan itulah kebahagian yang tidak bisa dibayar dengan apapun dan kami berharap semoga INDUK akan lebih maju dan bermanfaat untuk orang banyak,” demikian Siti Wahadi.(T / P04/E02/mirajnews.com )

Mi’raj Islamic News Agency ( MINA )

 

 

 

Leave a Reply