UPAYA ANGKAT PENGEPUNGAN YARMOUK, GAGAL

Ramallah, 11 Rabi’ul Awwal 1435/13 Januari 2014 ( MINA ) – Upaya untuk mengirim pasokan bantuan ke dalam kamp Yarmouk yang terkepung pasukan pro-pemerintah di Damaskus, Suriah, berakhir sia-sia,  kata Direktur Persatuan Demokrasi Rakyat Palestina, Khalid Abu al-Haija.

“Segala upaya yang kami lakukan untuk  mengakhiri blokade ke kamp pengungsi tersebut gagal, ” kata Abu al-Haija di Ramallah seperti dilaporkan Ma’an News yang dikutip Mi’raj News Agency (MINA), Senin.

Ia juga mengungkapkan terjadinya insiden di pintu masuk kamp pengungsi tersebut karena ada kelompok-kelompok yang berusaha menghalangi  masuknya pasokan bantuan, namun Haija tidak merinci lebih jauh mengenai kejadian  tersebut.

Sementara itu, seorang anggota Komite Eksekutif PLO Ahmad Majdalani mengatakan, kehadiran pejuang oposisi Suriah di kamp Yarmouk menghambat masuknya pasokan, karena terjadi baku tembak dengan pasukan rezim pemerintah Al-Ashad.

Majdalani berkomitmen bahwa para pejabat Palestina akan melanjutkan upaya mereka untuk menyelamatkan pengungsi di kamp Yarmouk.

“Kami terus melakukan kontak intensif dengan para pejabat Suriah dan pejuang di kamp-kamp Palestina di Suriah, untuk mencapai solusi dan melancarkan perjalanan konvoi kendaraan yang mengangkut pasokan bantuan ke Yarmouk,” kata Majdalani seraya menambahkan, “Kehidupan pengungsi berada dalam bahaya.”

Sebelumnya di hari yang sama, Anggota Komite Pusat Fatah, Muhammad Shtayyeh mengatakan, pengepungan di Yarmouk akan dihentikan “besok”.

Juga di hari yang sama, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, sedikitnya 43 warga Palestina meninggal di kamp Yarmouk akibat kelaparan dan kekurangan obat-obatan sepanjang tiga bulan terakhir.

Setelah pihak oposisi menguasai Yarmouk pada Desember 2012, kamp Yarmouk menjadi ajang pertempuran bersenjata dan menjadi ‘bulan-bulanan’ serangan  serangan pasukan pro pemerintah.  Kondisi para pengungsi semakin merosot justru setelah pasukan pro-pemerintah mengepung kamp pengungsi tersebut.

Kamp Yarmouk yang semula berpenghuni sekitar 250.000 pengungsi, saat ini hanya dihuni sekitar  18.000 pengungsi setelah dua setengah tahun berlangsungnya konflik di Suriah hingga saat ini. (T/P09/E02/Mi’raj News Agency).

Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

 

 

 

Leave a Reply