PERUSAHAAN ZIONIS BANGUN MUSEUM DI ATAS MAKAM MAMANILLAH

Al Quds, 21 Rabi’ul Awwal 1435/23 Januari 2014 (MINA) – Yayasan wakaf dan warisan Islam Al-Aqsha mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan Zionis dan beberapa organisasi Amerika Serikat sedang membangun museum diatas makam Mamanillah. 

Makam Manmanillah adalah sebuah makam yang cukup bersejarah bagi umat Islam dan paling tua berada di samping Masjid Al Aqsha. Museum tersebut dibangun di atas tanah seluas 25 hektar di wilayah makam tersebut, demikian laporan Palestine Information Center (PIC) yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA). 

Dilansir Palestine Information Centre, proyek pembangunan Museum tersebut diperkirakan menghabiskan dana sebesar 200 juta dollar AS yang disuplai dari organisasi bernama Shimon Fezenthal yang berkedudukan di Los Angeles, Amerika Serikat.

Mereka juga menebang pepohonan yang berada di sekitar Masjid Al Aqsha yang mengakibatkan sejumlah makam terbongkar. Juru bicara Yayasan wakaf dan warisan Islam Al-Aqsha, Sami Rizqullah meminta Zionis Israel agar secepatnya menghentikan pelanggaran penghancuran makam Mamanillah.

Zionis Yahudi sengaja menutup-nutupi aksinya yang secara perlahan menggusur pemakaman Mamanillah. Mereka membangun toilet umum, cafe dan kedai kopi, mereka menjadikan makam tersebut sebagai layaknya taman umum, dimana mereka bebas membawa anjing atau piaran lainya di sekitarnya.

Beberapa bulan lalu, sejumlah elemen masyarakat Muslim di Baitul Maqdis telah menggelar aksi protes terhadap eskalasi penodaan terhadap makam Mamanillah oleh Zionis Israel.

Aksi itu dipimpin, Syaikh Raed Shalah, ketua gerakan Islam bersama sejumlah tokoh Islam Palestina lainya. Unjuk rasa diadakan ditengah sisa makam Mamanillah yang belum habis dihancurkan oleh Zionis. Mereka membawa spanduk dan tulisan mengecam kejahatan Zionis Israel yang terus membongkar paksa makam Mamanillah. (T/P015/E1)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Leave a Reply