MUI AKAN KIRIM TIM INVESTIGASI KE TOLIKARA PAPUA

Foto : Logo MUI

Foto : Logo MUI

Jakarta, 6 Syawal 1436/22 Juli 2015 (MINA) – Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin menyatakan, MUI akan mengirimkan tim investigasi ke Kabupaten Tolikara, Papua, untuk mengumpulkan informasi tentang kerusuhan di Kecamatan Karubaga, Tolikara pada Hari Raya Idul Fitri bertepatan dengan 17 Juli 2015 lalu.

“MUI ingin membandingkan informasi yang didapat melalui media massa dan lembaga pemerintah terkait, sebelum mengeluarkan rekomendasi dan usulan.”

“MUI telah membentuk tim investigasi yang akan dikirim ke Papua, untuk mendapatkan informasi yang sebenarnya mengenai insiden di Tolikara,” ujar kyai Ma’ruf saat konferensi pers bersama sejumlah ormas Islam di Kantor MUI Pusat, Jakarta, Rabu (22/7).

Ia menambahkan, tim investigasi yang diturunkan MUI tidak akan menggangu tim pencari fakta yang dibentuk pemerintah untuk menyelesaikan kasus pembakaran kios dan mushala di Tolikara. “Keberadaan tim MUI akan menopang dan saling melengkapi,” tuturnya.

Pihaknya juga meminta agar aparat keamanan mengusut tuntas dan menindak tegas semua pihak yang terlibat dalam tragedy terror terhadap umat Islam di Karubaga, Tolikara Papua, sampai ke akar-akarnya dan meminta pemerintah untuk membangun kembali masjid dan seluruh kios yang dibakar.

“Kami minta proses hukum dilakukan secara obyektif, jujur, dan transparan bagi semua pihak yang terlibat, terutama aktor-aktor intelektual-nya sampai ke pengadilan”, tambahnya.

Wakil Ketua MUI juga menyerukan waspada dan mencegah gerakan terror terhadap agama dan umat Islam serta agama-agama lain di Indonesia, sehingga peristiwa serupa tidak terjadi lagi di masa yang akan datang.

MUI juga berencana mengundang pejabat terkait, seperti Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Kepala Polri, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Kepala Badan Intelijen Negara, untuk mengadakan konsultasi.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing lembaga akan diminta untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di Tolikara. “Kita bandingkan informasi dengan fakta di lapangan dan akan kita simpulkan untuk menghasilkan berbagai rekomendasi dan usulan,” kata Kyai Ma’ruf.

Ia menghimbau umat Islam di Indonesia dapat menahan diri agar tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan kekerasan, dan umat Islam hendaknya meningkatkan solidaritas serta persatuan umat dalam rangka mengawal tegaknya NKRI. (L/P002/P2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

Tags:

Related Posts

Leave a Reply