BISNIS EKSPOR PANGAN HALAL CINA MAKIN BERKEMBANG

Cina halal food

Ilustrasi: Inet

Gansu, 21 Syawwal 1436/6 Agustus 2015 (MINA) – Perusahaan-perusahaan pangan halal di Provinsi Gansu, barat laut Cina mendapatkan manfaat dari upaya pengembangan jaringan perdagangan regional ‘Belt and Road‘, media WantChinaTimes melaporkan.

Inisiatif ‘Belt and Road‘, yang telah diumumkan pemimpin Cina Xi Jinping pada tahun 2013, adalah perdagangan dan infrastruktur jaringan yang meliputi rute darat dan maritim.

Inisiatif tersebut menuju negara-negara di Asia, Eropa dan bahkan Afrika, bersama-sama meningkatkan pembangunan infrastruktur, kerjasama keuangan dan pertukaran budaya.

Salah satu perusahaan di Prefektur Otonomi Linxia Hui telah menandatangani perjanjian dengan Turki dan Kazakhstan untuk mengekspor ribuan kotak mie instan halal bagi kedua negara setiap bulannya, demikian sebagaimana dilaporkan International Islamic News Agency (IINA) dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Kamis (6/8).

Gao Shangyun, manajer umum perusahaan, mengatakan, ia  telah menjual produk ke komunitas Muslim di Cina sejak berdirinya pada tiga tahun lalu. Ekspor ke Turki dan Kazakhstan akan menjadi langkah pertama bagi perusahaan untuk meraih pasar dunia.

Kota Linxia yang berada di Provinsi Gansu, ​​dengan jumlah penduduk sekitar dua juta, telah dijuluki “Makkah Cina” karena lebih dari sebagian besar penduduknya adalah Muslim. Kota itu dulunya merupakan kota perdagangan penting di sepanjang Jalan Sutra kuno.

“Produk halal yang dibuat di Linxia telah mendapatkan sambutan hangat,” kata Deng Wanrong, Wakil Direktur Komisi Urusan Etnis Prefektur Linxia.

Perusahaan Muslim Linxia lainnya memproduksi kaleng kacang fava juga telah mengekspor produk-produknya ke Yaman sejak tahun lalu saat mengincar Pasar Belarus. Perusahaan dan sembilan perusahaan Muslim lainnya di Linxia berpartisipasi dalam sebuah pameran produk halal internasional Horgos di daerah otonom Muslim Uygur Xinjiang  pada Januari lalu, menarik banyak pesanan dari luar negeri.

Untuk meyakinkan pembeli asing, Linxia juga telah mendirikan pusat untuk menguji dan sertifikat asli makanan halal.

Ma Lingzu, direktur pusat menyatakan, Pada Agustus 2014 lalu, pusat menandatangani perjanjian dengan Iran sehingga mereka dapat memberikan saling pengakuan untuk makanan halal yang dihasilkan kedua belah pihak. (T/P005/R05)

 

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Tags:

Related Posts

Leave a Reply