Australia Rencana Buka Konsulat Jenderal di Surabaya

PM Malcolm Turnbull dan Presiden RI Joko Widodo. (Foto: Setkab RI)

 

Sidney, 29 Jumadil Awwal 1438/27 Februari 2017 (MINA) – Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menyampaikan rencana pemerintahannya pada tahun 2017 ini akan membuka konsulat jenderal baru di Surabaya yang merupakan kota terbesar kedua di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan PM Turnbull dalam pertemuan bilateral antara delegasi Pemerintah Republik Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan delegasi Pemerintah Australia yang dipimpin oleh Turnbull di Sydney, Australia, demikian pernyataan Setkab RI, Senin (27/2).

Rencana tersebut merupakan usaha yang dilakukan pemerintahannya dalam mendorong semakin eratnya kerja sama ekonomi Indonesia-Australia.

Tidak hanya itu, Pemerintah Indonesia dan Australia juga tengah menjalin kerja sama dalam hal pemberantasan penyelundupan dan perdagangan manusia di wilayah Australia-Indonesia dalam Deklarasi Bali Process.

“Forum bisnis Bali Process akan mempertemukan unsur pemeritah dan pengusaha untuk memerangi perdagangan manusia, tahun ini Indonesia dan Australia akan meluncurkan Bali Business Forum yang mempertemukan pemerintah dan pengusaha untuk mengurangi perdagangan manusia,” ujarnya.

Dalam hal kerja sama pertahanan, kedua negara juga telah menyepakati untuk melanjutkan kerja sama pertahanan yang sempat terhenti beberapa waktu lalu.

“Presiden Jokowi dan saya setuju melanjutkan kembali seluruh kerja sama pertahanan, baik dalam penukaran (perwira), pelatihan, maupun kegiatan lainnya,” kata Turnbull.

Turnbull juga tidak lupa menyampaikan harapannya atas kehadiran Presiden Jokowi ke Australia, pada 2018 mendatang, guna menghadiri ASEAN – Australian Summit.

“Saya akan sangat menantikan kunjungan Jokowi berikutnya pada tahun 2018 di mana sepuluh pemimpin negara-negara di Asia akan datang ke Australia untuk ASEAN-Australian Summit,” ungkapnya. (T/R04/RI-1)
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Tags:

Related Posts

Comments are closed.