Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Gelar Longmarch Cinta Al-Aqsha di Semarang

Foto: Diki/MINA

Jakarta, MINA – Jama’ah Muslimin (Hizbullah) Wilayah Jawa Tengah bagian Utara dan Selatan akan menyelenggarakan Longmarch (gerak jalan) Cinta Al-Aqsha di daerah Semarang Jawa Tengah, Ahad (6/8) mendatang.

“Ini merupakan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun. Diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas amaliyah umat Islam dalam kehidupan rahmatan lil ‘alamin sebagai solidaritas Palestina dan Pembebasan Masjid Al-Aqsha,” kata Nurokhim ketua penyelenggara longmarch cinta Al-Aqsha saat dihubungi Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Menurutnya, longmarch star dari Masjid Al-Hikmah, Jalan Suyudono sampai ke Masjid Baiturrahman, Simpang lima, Semarang dengan jarak kurang lebih 10 kilometer, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dan Tablig Akbar Di Halaman kantor Gubernur Jateng 10.00-1200 Wib.

“Longmarch ini tujuannya menumbuhkan kecintaan Muslimin kepada Masjid Al-Aqsha, karena Al-Aqsha salah situ umat Islam sedunia,” ujarnya.

Nurokhim yang juga pembina Lembaga Kemanusiaan Aqsa Working Group (AWG) Jawa Tengah menambahkan kegiatan ini mengangkat tema “Membebaskan Al-Aqsha untuk Perwujudan Kesatuan Umat,”

“Kegiatan ini juga untuk menyadarkan kepada semua Muslimin tentang arti pentingnya kepedulian bersama walaupun Masjidnya ada di negeri lain, tapi karena Muslim satu tubuh, satu ikatan, ada rasa kepudulian, dengan menggelorakan longmarch ini, muslimin ada perwujudan kepedulian,” jelasnya.

Ia menambahkan dalam kegiatan ini, Jama’ah Muslimin (Hizbullah) dengan AWG bekerja sama dengan ormas setempat seperti Muhammadiyah, Nahdatul Ulama, juga mengundang PKS, PDI Perjuangan, serta meyebar undangan ke masjid-masjid dan masyarakat setempat.

“Tadi juga ada yang menelpon saya dari Pekalongan akan gabung dengan satu bus sekitar 50-60 orang,” ujarnya.

Maklumat Ghazwah Fath Al-Aqsha (Pembebasan Al-Aqsha) dengan aksi longmarch cinta Al-Aqsha pertama kali digemakan oleh Imaam Jama’ah Muslimin (Hizbullah) H.Muhyiddin Hamidy 17 September 2006 di Ponpes Al-Fatah Cileungsi, Bogor.

Maklumat disampaikan sebagai wujud tanggung jawab terhadap nasib warga dan bangsa Palestina, satu-satunya negara di dunia yang masih terjajah pada abad ini. (L/R10/P2/RS2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Tags:

Related Posts

Comments are closed.