Rumah Gerakan 98 Anugerahkan Tujuh Award Merawat Kebangsaan 2017

Rumah Gerakan 98 Anugerahkan Tujuh Award Merawat Kebangsaan 2017.(Foto: MINA/Aliya)

Jakarta, MINA – Rumah Gerakan 98 menganugerahkan tujuh award Merawat Kebangsaan tahun 2017 kepada tokoh yang dinilai telah melakukan tindakan berani demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penghargaan diberikan Kepada Kapolri Tito Karnavian yang disebut sebagai ‘Polisi Berani’, Ketua KPK Agus Raharjo sebagai ‘Pemberantas Korupsi’, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sebagai ‘Srikandi Maritim’.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Johan sebagai ‘Pendobrak Birokrasi’, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi sebagai ‘Pemuda Pengawal Kebangsaan’, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir sebagai ‘Penegak Pancasila’, dan terakhir Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy sebagai ‘Pendidik Nilai Pancasila’.

Menurut penilaian Rumah Gerakan 98, tokoh yang disebutkan adalah orang-orang yang berada di barisan terdepan untuk membela Tanah Air Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan pada acara “Malam Penganugerahan Award Merawat Kebangsaan dan Pelatikan Dewan Pengurus Nasional Rumah Gerakan 98” yang digelar Rumah Gerakan 98 di Gedung Komisi Yudisial, Jakarta, Sabtu malam (12/8).

Rumah Gerakan 98 terbentuk dari tahun 1998 ketika Presiden Soeharto digulingkan dari jabatannya atas desakan para mahasiswa di gedung parlemen.

Setalah kejadian itu, dari berbagai macam gerakan seperti Forum Kota, Famred, FKSJM (Forum Komunikasi Senat Mahasiswa se-Jakarta), Forbes, Gempur dan lainnya tergabung dalam satu wadah yang dinamakan ‘Rumah Gerakan 98’.

Organisasi yang di dalamnya orang-orang yang menjadi bagian sejarah Reformasi 98 dan Rumah Gerakan 98 tugasnya melakukan kampanye merawat kebangsaan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Iindonesia (NKRI) yang didasari oleh nilai Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika. (L/R10/RI-1)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Tags:

Related Posts

Comments are closed.