Thailand Adakan Pameran Makanan Halal di Uni Emirat Arab

(Foto: Halal Living Thailand)

Dubai, MINA – Lebih dari 50 tokoh media, influencer medsos, dan blogger dari seluruh Uni Emirat Arab (UEA) menghadiri acara pameran makanan halal “Gastronomic Journey to Thailand” yang pertama kali digelar di Dusit Thani Dubai, Selasa (8/8).

Acara ini bertujuan untuk menyoroti kuliner Thailand dan penawaran pelayanan ramah Muslim kepada keluarga dan pelancong muda untuk lebih memposisikan Thailand sebagai tujuan gastronomi utama bagi Dewan Kerjasama Teluk (GCC) dan pelancong Timur Tengah.

Makanan Thailand dikenal dan dicintai di seluruh dunia karena kombinasi rasa yang kaya, gaya memasak unik dengan metode pengawetan makanan kuno, serta penggunaan ramuan dan rempah eksotis untuk memperkaya rasa juga nutrisi, demikian The Gulf Today News melaporkan.

Acara ini menampilkan tujuh hidangan Thailand terbaik di dunia yang dipilih oleh para pembaca CNN Travel untuk menyoroti masakan terbaik Thailand.

Pichaya Saisaengchan, direktur baru kantor perwakilan Otoritas Pariwisata Thailand untuk Timur Tengah (TAT) di Dubai mengatakan, Thailand telah dikenal sebagai salah satu tujuan liburan paling populer di kawasan Timur Tengah yang melayani semua jenis wisatawan; baik untuk acara keluarga, pernikahan dan bulan madu, dan pelancong muda.

“Beberapa tahun terakhir ini, kita telah melihat peningkatan yang luar biasa dalam kesadaran konsumen dan pengakuan tentang makanan Thai di mana kita melihat kesempatan yang luar biasa untuk lebih memperdalam pemahaman orang-orang tentang makanan Thai,” ujarnya.

“Dengan acara ini, kami ingin menunjukkan kepada dunia keramahan alam, kehangatan asli dan wajah ramah orang Thailand yang siap menyambut tamu dari seluruh dunia,” tambah Pichaya.

Baru-baru ini, TAT juga meluncurkan aplikasi ramah Muslim untuk membantu pengunjung Muslim menemukan restoran halal dan hotel syariah, lokasi masjid dan wisata syariah, serta menyediakan berita perjalanan dan sebuah buku panduan.

Thailand memposisikan diri sebagai tujuan ramah Muslim dengan mendorong pariwisata halal dan meluncurkan insentif pemasaran untuk badan-badan terkait Islam.

Direktur TAT selanjutnya mengatakan, ada juga inisiatif untuk mempromosikan pariwisata halal di provinsi mayoritas Muslim di selatan Thailand berbatasan dengan Malaysia, serta insentif bagi agen perjalanan dan media Islam untuk menyurvei produk dan layanan pariwisata bagi wisatawan Muslim di Pattaya, Hua Hin dan Phuket.

Phuket bersiap untuk menjadi pusat makanan halal, tambahnya. (T/R01/P1)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

Tags:

Related Posts

Comments are closed.