Kemenag Buka 1.000 CPNS Formasi Dosen

Sekretaris Jenderal Kemenag Nur Syam. (Foto: Budi)

Jakarta, MINA – Pemerintah membuka lowongan untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahap II sebanyak 17.928 formasi. Kementerian Agama (Kemenag), tahun ini memperoleh alokasi formasi dosen bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) sebanyak 1.000 orang.

Sekretaris Jenderal Kemenag, Nur Syam menyampaikan, alokasi 1.000 CPNS bagi dosen ini merupakan perjuangan tersendiri setelah sebelumnya hanya diberi 500 formasi.

Namun, setelah melalui argumentasi yang kuat oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Kemenag diberi tambahan 500, sehingga total alokasi CPNS bagi dosen menjadi 1.000 orang.

“Semula di tahap awal hanya 500 dan khusus untuk CPNS dosen-dosen agama. Setelah melalui perjuangan tersendiri, kita diberikan tambahan 500 untuk CPNS dosen-dosen ilmu umum di PTKN kita,” ujar Nur Syam di Jakarta, Rabu (6/9).

Menurutnya, dalam laman Kemenag yang dikutip MINA, argumen Kemenpan RB adalah sekarang ini sedang terjadi proses transformasi dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan dari IAIN ke Universitas Islam Negeri (UIN). Baik IAIN dan UIN, tentu membutuhkan dosen yang memiliki basis ilmu non-keislaman, baik terkait ilmu sosial humaniora, sains, teknologi, serta ilmu-ilmu kedokteran.

Ketika ditanyakan mengapa hanya untuk dosen, Guru Besar UIN Surabaya ini mengatakan bahwa sesuai visi pemerintah, kita ingin memperoleh akses dan pemerataan pendidikan di bidang pendidikan tinggi, karena APK kita yang belum optimal.

“Oleh karena itu pemerintah mempertimbangkan ini, sehingga lowongan CPNS tahun ini dikhususkan bagi dosen. Kita berharap tahun depan ada lowongan CPNS lagi, dan akan kita buka untuk fungsi keagamaan. Karena sesungguhnya kita butuh banyak penyuluh-penyuluh agama dari semua agama, dan kita akan mengusulkan sesuai kebutuhan,” tutup Nur Syam. (R/R09/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Tags:

Rate this article!

Related Posts

Comments are closed.