Menristekdikti Harap Kredit Pendidikan BTN Bantu Mahasiswa Tuntaskan Kuliah

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir. (Foto: BKKP Kemenristekdikti)

Jakarta, MINA – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir menyambut baik upaya perbankan dalam merespon arahan Presiden RI Joko Widodo untuk ikut mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kredit pendidikan (student loan).

Hal ini diungkapkan Menristekdikti saat ‘Peluncuran Program Kredit Pendidikan Bank Tabungan Negara BTN’ bersama Direktur Utama BTN Maryono di Jakarta, Selasa (10/4).

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya  Bank BTN yang telah menginisiasi pemberian kredit kepada mahasiswa di Indonesia. Diharapkan kerjasama ini juga berkontribusi pada peningkatkan mutu pendidikan tinggi di Indonesia,” ucap Nasir dalam sambutannya.

Ia mengungkapan permasalahan yang ada sekarang ini bahwa orang tua banyak yang tidak mampu menyekolahkan anaknya ke tingkat yang lebih tinggi. Kemenristekdikti sendiri mengalokasikan anggaran beasiswa bidikmisi sebesar 4,9 Triliun.

“Dengan bantuan dari Bank BTN, harapannya permasalahan ini bisa diselesaikan,” harap Nasir.

Terkait kredit pendidikan, Nasir mengatakan dirinya pun dulu juga menggunakan produk pembiayaan pendidikan bernama Kredit Mahasiswa Indonesia (KMI). Karenanya melalui kredit pendidikan dari Bank BTN ini Nasir berharap anak Indonesia bisa menyelesaikan kuliahnya dan bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik.

Kendati demikian, Nasir berharap kepada BTN agar bisa memberikan ‘grace periode’ sehingga pokok pinjaman bisa dibayarkan pada saat sudah mendapatkan pekerjaan. Nasir juga berharap nantinya bunga student loan sebesar 0% sesuai UU No.12/2012.

“Sekarang masih menunggu peraturan dari Menteri Koordinasi Perekonomian. Mungkin nanti dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpes.),” pungkas Nasir.

Dalam kesempatan yang sama, Bank BTN juga menggelar penandatanganan perjanjian kerjasama dengan 24 perguruan tinggi di Indonesia dan melakukan penandatangan akad kredit kepada mahasiswa yang menerima fasilitas Kredit Pendidikan BTN. Hal tersebut merupakan wujud komitmen dalam menyukseskan penyaluran Kredit Pendidikan BTN.

Hadir pada cara tersebut antara lain Direktur Utama Bank BTN, Maryono; Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti; Intan Ahmad, Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti; Patdono Suwignjo, Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemenristekdikti, para Rektor, serta tamu undangan lainnya. (L/R09/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)

Tags:

Related Posts

Comments are closed.